Kegiatan Halal Bihalal ASN Guru di Kecamatan Burneh Berlangsung Meriah, Dihadiri Wakil Bupati Bangkalan

Foto : Wakil bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan hadiri
 kegiatan halal bihalal di kecamatan Burneh

Bangkalan – Kegiatan Halal Bihalal ASN Bidang Pendidikan di Kecamatan Burneh berlangsung istimewa dan penuh makna. Selain sebagai ajang silaturahmi pasca Idulfitri, kegiatan ini juga dirangkai dengan pembinaan dan arahan langsung dari Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Ja'far, yang memberikan penguatan kepada seluruh ASN, khususnya para guru.


Dalam arahannya, Fauzan Ja'far menekankan pentingnya ketegasan dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas. Ia secara tegas mengingatkan agar seluruh kepala sekolah dan guru berani menolak segala bentuk pungutan liar (pungli), terutama yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat atau institusi tertentu.


“Guru harus tegas. Jika ada pungutan liar dalam bentuk apa pun, apalagi mengatasnamakan pejabat, segera tolak dan laporkan. Jangan takut, karena ini demi menjaga marwah pendidikan kita,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa setiap praktik pungli harus segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang, baik secara struktural maupun kepada aparat penegak hukum, agar ada efek jera bagi pelaku. Menurutnya, langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan profesional.


Dengan pengelolaan yang bebas dari praktik pungli, lanjutnya, dunia pendidikan di Kabupaten Bangkalan akan semakin maju dan dipercaya oleh masyarakat. Hal ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas lembaga pendidikan.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, H. Muhammad Musleh Bahri, dalam tausiyahnya mengajak seluruh guru untuk membangun growth mindset dalam pengelolaan pendidikan. Ia menekankan bahwa perubahan besar dalam dunia pendidikan harus dimulai dari cara berpikir yang terbuka, adaptif, dan terus berkembang.


“Guru harus memiliki growth mindset, terus belajar, dan tidak berhenti berinovasi agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.


Selain itu, H. Muhammad Musleh Bahri juga menegaskan pentingnya sikap (attitude) dan perilaku sebagai teladan bagi peserta didik. Guru, menurutnya, adalah figur utama yang akan membentuk karakter siswa melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.


Ia mengajak para guru untuk membudayakan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah, seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan saling menghargai. Jika hal-hal baik tersebut terus dibiasakan, maka akan terbentuk budaya pendidikan yang kuat dan berkarakter.


“Keteladanan itu harus hidup dalam diri kita. Apa yang kita lakukan akan menjadi contoh bagi siswa, dan dari situlah karakter budaya yang baik akan terbentuk,” tambahnya.


Dengan sinergi antara ketegasan dalam menjaga integritas serta penguatan growth mindset dan keteladanan, diharapkan para guru di Kecamatan Burneh dapat menjadi pendidik yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu membawa pendidikan ke arah yang lebih maju.


Kegiatan Halal Bihalal ini pun menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan tenaga pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang bersih, berkarakter, dan berkualitas di Kabupaten Bangkalan. 

Pages