![]() |
| Siswa SDN Jambu 2 (seragam merah) juara 1 dan 3 pada seleksi Pencak Silat O2SN Tingkat Kecamatan Burneh tahun 2026 |
Bangkalan – SDN Jambu 2 kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Burneh tahun ini. Tidak hanya di cabang pencak silat, sekolah ini juga sukses meraih juara di cabang atletik kids, sehingga menambah deretan prestasi yang diraih pada tahun 2026 ini.
Pada cabang pencak silat, Haidar, siswa kelas 5 SDN Jambu 2, kembali tampil gemilang dengan meraih juara pertama. Prestasi ini sekaligus menjadi gelar keempat kalinya (quatrick) di ajang O2SN Kecamatan Burneh. Meski sempat mengalami cedera cukup lama, Haidar mampu bangkit dan membuktikan kualitasnya sebagai atlet unggulan.
Sementara itu, Kiki yang sebelumnya pernah meraih juara dua, pada tahun ini berhasil meraih juara tiga. Hasil tersebut menunjukkan konsistensi dan semangat juang yang terus dijaga dalam proses latihan. Kiki juga turut menyumbangkan prestasi yang membanggakan, memperkuat dominasi SDN Jambu 2 di cabang pencak silat.
Tak hanya itu, pada seleksi sebelumnya di tahun yang sama, cabang atletik kids juga berhasil menyumbangkan juara satu. Hal ini menjadikan SDN Jambu 2 mampu mewakili dua cabang olahraga sekaligus dalam O2SN tahun ini, yakni pencak silat dan atletik kids.
Kepala SDN Jambu 2, Suraji, MPD, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian luar biasa tersebut. Ia juga memohon bimbingan, arahan, dan dukungan dari seluruh pihak agar prestasi siswa dapat terus meningkat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian ini. Kami memohon bimbingan dan arahan dari semua pihak agar prestasi siswa SDN Jambu 2 semakin gemilang dan sesuai dengan harapan kita bersama. Terima kasih kepada seluruh guru, panitia, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa, sehingga pada O2SN kali ini kami dapat mewakili dua cabang olahraga,” ujarnya.
Dengan capaian ini, SDN Jambu 2 semakin optimis dapat melangkah ke tingkat Kabupaten Bangkalan hingga Provinsi Jawa Timur. Semangat latihan, dukungan berbagai pihak, serta konsistensi dalam pembinaan diharapkan menjadi kunci utama dalam meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
