"Pesan Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Implementasikan Program ASRI, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan Trigatra Bangun Bahasa"


Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Membangun Generasi Peduli Iklim dan Lingkungan melalui Pendidikan


Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian bumi. Tahun ini, dunia mengusung tema “Climate Action” (Aksi Iklim), sementara di Indonesia dikampanyekan melalui semangat #NowForClimate atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk mengambil langkah nyata menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan, memiliki kesadaran ekologis, serta mampu menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan sejak dini. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pembiasaan positif, peserta didik dapat dilatih untuk menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penghijauan, menghemat energi, serta mengelola sampah secara bertanggung jawab.


Beliau juga berharap Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang saat ini menjadi salah satu gerakan nasional dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bangkalan. Program tersebut sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, sehat, bersih, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara holistik.


Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan menekankan pentingnya penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pendidikan karakter yang berorientasi pada pembentukan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, peduli sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.


Tidak kalah penting, beliau juga mengajak seluruh sekolah untuk mengimplementasikan secara nyata program Trigatra Bangun Bahasa, yaitu Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing. Menurutnya, pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan bahasa sebagai identitas bangsa. Dengan mencintai bahasa daerah, peserta didik turut menjaga kearifan lokal yang selama ini mengajarkan nilai-nilai harmoni antara manusia dan alam.


“Lingkungan yang lestari tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan karakter, budaya, dan pembiasaan yang baik sejak usia dini. Karena itu, saya berharap Program ASRI, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan Trigatra Bangun Bahasa dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Bangkalan yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan peduli lingkungan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan.


Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 hendaknya menjadi pengingat bahwa bumi yang sehat merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang. Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari.



Pages