Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Kunjungi SDN Kajuanak 4 Galis: Sekolah Viral yang Memprihatinkan Segera Direvitalisasi


Foto : Kondisi SDN Kajuanak 4 saat kegiatan belajar mengajar saat ini


BANGKALAN — Di sela-sela agenda peresmian Masjid Al-Huda Muhammadiyah di Kecamatan Burneh, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, melakukan kunjungan langsung ke UPTD SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Jumat (1/5/2026). Kunjungan ini menjadi perhatian publik karena sekolah tersebut sebelumnya sempat viral akibat kondisi bangunan yang lapuk dan memprihatinkan.


UPTD SDN Kajuanak 4 dikenal sebagai salah satu sekolah yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan bantuan rehabilitasi. Kondisi fisik bangunan yang sudah rapuh bahkan dinilai rawan roboh, sehingga berpotensi mengancam keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius dan mendesak perlunya penanganan cepat.


Kehadiran Menteri bukan sekadar kunjungan simbolik. Ia datang untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan bahwa persoalan tersebut mendapatkan perhatian khusus dan solusi konkret. Dalam peninjauan tersebut, Menteri menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan bantuan perbaikan melalui program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan.


Rombongan Menteri disambut hangat oleh jajaran sekolah, para guru, kepala sekolah, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, H. Muhammad Musleh Bahri, SH., MH, bersama Kepala Bidang Pembinaan SD. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons persoalan mendesak di dunia pendidikan.


Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian langsung dari Menteri terhadap kondisi SDN Kajuanak 4. Ia menegaskan bahwa kondisi bangunan yang lapuk tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar.


“Perhatian serius ini sangat kami butuhkan. Kami berharap dalam waktu secepat-cepatnya program revitalisasi dapat direalisasikan sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masih terdapat sejumlah sekolah di daerah yang membutuhkan intervensi cepat, khususnya dalam hal infrastruktur. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan tenaga pengajar, tetapi juga oleh lingkungan belajar yang layak dan aman.


Pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait diharapkan dapat bergerak bersama untuk memastikan bahwa tidak ada lagi sekolah dengan kondisi yang membahayakan. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus mendapatkan haknya untuk belajar di tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.


Dengan komitmen yang telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, masyarakat Bangkalan kini menaruh harapan besar agar revitalisasi UPTD SDN Kajuanak 4 segera terealisasi dalam waktu dekat, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung tanpa rasa khawatir.

Pages