Selasa, 12 Mei 2026 menjadi hari yang sangat berkesan bagi keluarga besar SDN Jambu 2. Sejak pagi hari, wajah-wajah ceria para murid tampak penuh semangat mengikuti kegiatan study tour bernuansa akademik ke kawasan wisata edukatif Santera di Kota Batu. Udara sejuk pegunungan menyambut kedatangan rombongan, menghadirkan suasana yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu para siswa terhadap dunia ilmu pengetahuan.
Sesampainya di lokasi, murid-murid langsung terpukau melihat hamparan taman bunga yang berwarna-warni, wahana permainan yang menarik, serta berbagai tumbuhan ekologis yang tertata indah. Namun yang paling menarik perhatian mereka bukan hanya permainan atau tempat berfoto, melainkan keberagaman tanaman yang tumbuh subur di kawasan tersebut. Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, para siswa mulai mengamati bentuk daun, warna bunga, batang, hingga cara tumbuh beberapa tanaman yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Di tengah perjalanan mengelilingi taman, perhatian mereka tertuju pada bunga berwarna merah yang tumbuh tegak dan tampak sangat indah saat diterpa sinar matahari pegunungan. Beberapa murid dengan polos dan penuh antusias bahkan mencoba menawar bunga tersebut untuk dibawa ke sekolah sebagai bahan penelitian dasar. Mereka ingin mempelajari lebih lanjut tentang kingdom tumbuhan, jenis, hingga klasifikasinya seperti layaknya para peneliti muda.
Sayangnya, bunga tersebut memang tidak dijual oleh pengelola taman. Meski demikian, hal itu tidak membuat semangat belajar mereka surut. Para siswa tetap melakukan pengamatan langsung dengan penuh keseriusan. Mereka mencatat ciri-ciri tanaman, mendiskusikan warna bunga, bentuk mahkota, struktur batang, hingga habitat tumbuhnya. Suasana yang tercipta begitu menarik karena percakapan kecil antarmurid terdengar seperti diskusi ilmiah para ilmuwan muda yang sedang melakukan observasi lapangan.
Di tengah semangat belajar itu, Ibu Wahidah selaku wali kelas tampak begitu tekun mendampingi para murid. Dengan penuh kesabaran beliau mengarahkan, menjelaskan, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan sederhana namun kritis dari anak-anak. Sesekali beliau ikut menerangkan tentang bagian-bagian tumbuhan dan pentingnya menjaga kelestarian alam. Kehadiran beliau menjadikan suasana belajar terasa hangat, menyenangkan, dan penuh makna.
Tidak hanya belajar tentang tumbuhan, perjalanan study tour ini juga memberikan pengalaman emosional dan sosial yang sangat berharga. Murid-murid belajar bekerja sama, saling membantu, serta menghargai lingkungan sekitar. Gelak tawa dan wajah bahagia terus terlihat sepanjang perjalanan, menandakan bahwa belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas.
Tanpa terasa, waktu mulai beranjak sore. Langit Kota Batu perlahan berubah jingga, menandakan rombongan harus melanjutkan perjalanan menuju tempat berikutnya. Selama perjalanan, para siswa menikmati pemandangan indah pegunungan yang berjajar di kanan dan kiri jalan. Udara yang sejuk dan panorama alam yang menenangkan membuat perjalanan terasa begitu menyenangkan dan sulit dilupakan.
Study tour SDN Jambu 2 kali ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan pengalaman belajar nyata yang membuka cakrawala berpikir para murid. Dari taman bunga di Santera Batu, mereka belajar bahwa ilmu pengetahuan bisa ditemukan di mana saja, bahkan dari setangkai bunga merah yang tumbuh tegak di tengah taman. Sebuah perjalanan sederhana, namun mampu menanamkan rasa cinta terhadap ilmu, alam, dan proses belajar sepanjang hayat.
